Pencegahan Penyakit Aids

Pencegahan Penyakit AIDS

HIV/AIDS adalah salah satu penyakit yang paling menakutkan didunia. Karena tidak ada vaksin untuk mencegah HIV dan tidak ada obat  untuk AIDS. Akan tetapi, satu-satunya cara pencegahan penyakit AIDS adalah dengan menghindari kegiatan yang meningkatkan resiko tertular HIV/AIDS. Karena mencegah selalu lebih baik daripada mengobati.

Dibawah ini adalah cara pencegahan penyakit AIDS yang belum terinfeksi:

  • Anda harus memahami tentang HIV/AIDS , bagaimana virus ini menyerang dan menular ke yang lain, maka dari itu pencegahan akan lebih mudah dilakukan. Salah satu pencegahan AIDS yang perlu dilakukan saat ini adalah melakuka n jenis kegiatan untuk memberikan bimbingan moral kepada remaja dan anak muda. Situaisi ini bermanfaat untuk memberikan ilmu-ilmu tentang apa itu AIDS, penularan AIDS dan metode untuk pencegahan penyakit AIDS.
  • Mempertebal iman dan takwa agar tidak terjerumus kedalam hubungan-hubungan seksual diluar nikah.
  • Tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah(Abstinence). Hubungan seksual hanya dilakukan melalui pernikahan yang sah.
  • Jangan berhubungan seks dengan berganti-ganti pasangan. Hal ini dapat mengajarkan untuk belajar setia pada pasangan anda. Karna jika anda setia pada pasangan anda dapat menjauhkan anda untuk melakukan hubungan seksual dengan pasangan lainnya . jika melakukan hubungan seksual dengan sembarang orang, dan bila orang tersebut terinfeksi HIV/AIDS maka virus tersebut pada diri anda.
  • Gunakan kondom secara benar dalam berhubungan seksual, kecuali untuk pasangan yang menginginkan bayi. Berikut adalah cara pencegahan aids menggunakan kondom secara benar yaitu.

1.buka kemasan dengan hati-hati.

2.tekan ujung kondom diantara jari dan juga jempol supaya tidak ada angin.

3.saat kondom digunakan maka gunakanlah pelicin dari bahan dasar air.

4.setelah ejakulasi peganglah kondom dengan berhati-hati agar air mani tidak tumpah.

5.ikatlah kondom yang sudah digunakan dan dibuang ke tempat sampah. Sebaiknya kondom hanya digunakan sekali pakai.

  • Hindari penggunaan obat terlarang, narkoba dan penggunaan jarum suntik secara bersama-sama.
  • Bila anda pecinta seni lukis tubuh, gunakan jarum suntik yang steril yang hanya digunakan sekali pakai. Karna jika tidak virus HIV dapat menular melalui penggunaan jarum suntik yang sebelumnya.
  • Penggunaan jarum suntik lainnya seperti pada saat melakukan tindik ataupun berobat di rumah sakit juga harus diteliti benar menggunakan jarum suntik¬† yang steril yang hanya satu kali pakai.
  • Selalu menggunakan alat-alat medis yang steril
  • Hindari Narkoba, terutama yang menggunakan jarum suntik. Karna pecandu narkoba yang menggunakan jarum suntik biasanya sakung bergantian dengan jarum suntik yang sama.
  • Khitan. Sebuah penelitian oleh National Instites of Healty pada tahun 2006 menunjukkan pria yang melakukan khitan beresiko 53% lebih kecil terinfeksi virus HIV dibandingkan yang tidak khitan.
  • Pastikan pada saat melakukan donor darah bukan berasal dari orang yang terinfeksi virus.
  • Bagi calon ibu, jika positif kena HIV maka sebaiknya melakukan perawatan medis selama masa kehamilan sehingga dapat meminimalisir resiko tertularnya virus HIV kepada calon bayi. Jadi pencegahan penyakit aids yang dilakukan adalah menganjurkan ibu hamil sebaiknya tidak hamil.
  • Menggunakan obat anti HIV sebagai pencegahan penyakit AIDS yang menular dari ibu ke anaknya.
  • Lakukan Tes HIV secara rutin untuk mengetahui apakah anda mengidap penyakit tersebut. minimal 1 tahun sekali adalah waktu yang baik untuk melakukan tes HIV. diagnosa awal sangat membantu proses pencegahan penyakit AIDS dan penyembuhan. TEST HIV digunakan untuk mendeteksi kehadiran HIV pada plasma darah, air liur, atau urin. Beberapa uji coba dapat menemukan antibodi HIV, antigen atau RNA. Tes antibodi HIV didesain untuk uji coba diagnostik rutin pada orang dewasa. Tes tersebut murah dan sangat akurat. Ini sifatnya adalah sukarela dan sangat rahasia. Sebelum anda melakukan tes HIV, maka sebaiknya konseling terlebih dahulu untuk mengenai resiko dari infeksi dari perilaku selama ini dan bagaimana selanjutnya harus menyikapi jika sudah mengetahui hasil yang keluar dari tes HIV.

Pencegahan penyakit AIDS bagi yang telah terinfeksi:

  • Makan makanan yang bergizi tinggi.
  • Selalu hidup bersih dan sehat.
  • Beritahu partner seks bahwa anda telah positif AIDS/HIV itu sangat penting untuk antisipasi paska seksagar tidak menular dengan yang lain.
  • Jika anda hamil, segera konsultasikan dengan tim medis terdekat agar mendapatkan penanganan khusus, saat melahirkan lakukan operasi caesar & bagi penderita HIV tidak disarankan untuk memberi ASI pada bayinya.
  • Hindari donor darah dan donor organ.
  • Jangan biarkan orang kain memakai sikat gigi dan barang-barang pribadi lainnya.
  • Beritahu status HIV/AIDS anda kepada orang yang terpecaya. Selain untuk melindungi orang lain, hal ini juga untuk memastikan bahwa anda mendapat perawatan dari orang tersebut.
  • Mintalah nasihat dokter mengenai apa yang harusnya dilakukan.

Bahaya AIDS menjadi salah satu hal yang paling menakutkan didunia. Untuk menghindari semua jenis bahaya AIDS maka kita harus menghindari faktor penyebab AIDS dan mengerti berbagai jenis upaya Pencegahan penyakit AIDS. AIDS merupakan salah satu jenis penyakit paling mematikan didunia jadi kewaspadaan wajib anda lakukan.


=====================================

>>> Buah Merah Untuk Pengobatan Hiv / Aids, Buah Merah Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Bagi Penderita HIV/AIDS, KLLIK DETAIL DISINI!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Aids. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *